SUKSES SELEKSI ROMADLON

Tanpa terasa bulan suci Romadlon hampir selesai, berarti Idul fitri segera tiba. Apa yang seharusnya muncul dibenak kita ? Semua orang Islam beriman telah mengetahui bahwa orang-orang beriman diwajibkan berpuasa dibulan Romadlon agar menjadi orang yang bertaqwa, sebagaimana yang tercantum dalam surat Al-Baqoroh ayat 183 :

Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa. (QS. Al Baqoroh:183).

Berdasarkan ayat diatas yang seharusnya muncul dihati dan pikiran tiap individu muslimin muslimah adalah “Apakah dengan akan berakhirnya bulan suci Romadlon tanda keberhasilan ibadah puasa telah berada pada diri individu muslimin muslimah ” atau “Apakah tanda-tanda sebagai orang yang bertaqwa (muttaqin) telah individu muslimin muslimah miliki ? Bukan shoping kemana atau membeli apa saja ?Secara umum segala sesuatu itu ada tanda-tandanya misalnya orang sehat ada tandanya seperti terlihat segar bugar , orang sakitpun ada tandanya seperti nampak pucat. Selanjutnya tanda orang orang yang bertaqwa itu apa? Alloh berfirman dalam surat Ali Imron ayat 134 :

(yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang, Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan. (QS. Ali Imron:134).

Menurut (QS. Ali Imron:134) ciri orang-orang yang bertaqwa adalah :

    Orang yang mau menafkahkan hartanya baik dalam keadaan lapang atau sempit atau baik yang berpenghasilan besar atau kecil, uang sakunya banyak atau sedikit. Dengan bahasa lain Dermawan. Apakah ibadah puasa yang telah dilakukan mampu merubah sifat dan sikap dari yang kurang dermawan menjadi dermawan dari yang pelit menjadi gemar shodaqoh mari kita lihat pribadi kita masing-masing. Jika mampu merubah menjadi pribadi-pribadi yang dermawan suka memberi, gemar infaq dan shodaqoh maka bersyukur dan berbahagilah tanda orang bertaqwa yang pertama telah dimiliki.
    Mampu menahan amarah. Menahan amarah memang berat kalau tidak dibiasakan. Pernah pada masa Rosululloh Muhammad SAW ada seorang sahabat yang datang menghadap rosul seraya berkata “Ya rosululloh berilah aku wasiat yang dengan wasiat itu aku bisa masuk surga, kata rosul “ Jangan marah, jangan marah, jangan marah” nanti kamu akan masuk surga. Dari hadits ini menunjukkan pentingnya menahan amarah dan merupakan sikap sifat yang harus dimiliki oleh orang-orang yang bertakwa (muttaqin). Apakah setelah berpuasa dibulan Romadlon kita bisa menahan amarah dan mengendalikan diri agar tidak gampang marah ? jika mampu menahan amarah berarti puasa kita berhasil.
    Mau memaafkan kepada orang-orang yang pernah berbuat salah pada dirinya. Memaafkan bagi orang yang tidak bertakwa merupakan perbuatan yang sungguh berat dan menyakitkan namun bagi orang yang bertakwa merupakan perbuatan yang harus dilaksanakan dan dibiasakan. Apakah Puasa yang telah kita laksanakan mampu mencetak pribadi kita menjadi orang yang pemaaf ? Jika ia maka berhasil kita melaksanakan ibadah puasa.

Dalam aktifitas sehari-hari di bulan Romadlon sebenarnya tiga ciri orang yang bertakwa telah dibiasakan dengan harapan selesai romadlon sudah tertanam pada diri orang-orangn beriman dan diamalkan terus dalam kehidupan sehari-hari. Jika Romadlon selesai dan orang-orang beriman sukses dalam mengikuti seleksi Romadlon berarti meraih gelar Muttaqin (orang-orang yang bertaqwa) yang memiliki sifat Dermawan ,tidak pemarah dan pemaaf, betapa indahnya hidup ini, kebahagiaan, kesejahteraan lahir dan bathin, ketenangan dan ketentraman dirasakan setiap umat, Subhanalloh itulah sebenarnya kehidupan yang harus dimiliki oleh orang-orang beriman. Allohu Akabar kalau seperti ini kenyataan hidup, aku ingin hidup seribu tahun lagi.

Oleh : Drs. Normantoko

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *