Pendidikan Berbasis Karakter

“Ajarilah anak-anakmu untuk menghadapi zaman mereka”, begitulah petikan pesan Rasulullah. Pendidikan anak harus sejalan dengan perkembangan zaman. Di millenium kedua ini, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi telah memberi berbagai kemudahan sekaligus juga beragam permasalahan. Kemajuan di bidang teknologi informasi misalnya, menimbulkan permasalahan pornografi yang sangat memprihatinkan. Kemudahan di bidang komunikasi melahirkan generasi-generasi yang mengandalkan kunci jawaban via SMS saat ujian. Di sisi lain, kerusakan ekologi yang luar biasa juga membutuhkan penanganan secepatnya.

Pendidikan yang hanya berorientasi pada kemampuan akademis tidak cukup untuk menyelesaikan masalah ini. Pendidikan juga harus bisa membentuk generasi yang memiliki karakter unggul dan mempunyai kepekaan lingkungan yang tinggi. Hal inilah yang harus menjadi perhatian semua pihak, terutama sekolah. Sekolah diharapkan mampu menanamkan karakter unggul kepada peserta didik diantaranya taqwa kepada Allah, cinta alam dan menyayangi sesama. Nilai ketakwaan yang baik mendorong peserta didik belajar atas kesadarannya sebagai khalifah fil Ardl, sehingga menumbuhkan jiwa kepemimpinan, rendah hati dan tanggung jawab. Dengan karakter ini, ilmu yang diperoleh peserta didik akan digunakan untuk menjaga alam seisinya. Karakter menyayangi sesama akan menghapus sekat diskriminasi dan melahirkan karakter toleran, kedamaian dan kesatuan. Adapun beberapa karakter unggul lainnya adalah keadilan, kejujuran, percaya diri, pekerja keras, suka menolong, ikhlas, sabar dan syukur.

Ujung tombak pelaksanaan pendidikan berbasis karakter ini bukan hanya guru dan orang tua, tetapi juga masyarakat. Orang tua berperan menciptakan suasana pendidikan informal yang kondusif dan menguatkan karakter anak dengan menjadi teladan bagi mereka. Guru secara proaktif menanamkan karakter unggul dalam setiap mata pelajaran di sekolah. Sementara masyarakat memberi dukungan dengan melibatkan peserta didik dalam berbagai kegiatan pembenahan lingkungan dan pemberantasan penyakit masyarakat seperti miras dan narkoba.

Pendidikan berbasis karakter ini tidak hanya diharapkan bisa mengatasi berbagai permasalahan yang dihadapi sekarang, tetapi juga mampu mengatasi masalah yang akan datang. Akhirnya, zaman terus berubah dan hanya dengan pendidikan yang tepatlah akan muncul generasi-generasi unggul di masa depan.

Oleh : Saiful Arifin, S.Pd.I

Guru SD Khadijah Pandegiling Surabaya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *