Upacara Kemerdekaan RI 17 Agustus 2017 YTPSNU Khadijah

17 Agustus adalah waktu yang sangat bersejarah bagi seluruh rakyat indonesi, karena pada tanggal tersebut Indonesia menyuarakan kemerdekaan negara indonesia dengan pembacaan teks proklamasi yang diprakarsai oleh pejuang merah putih Drs. Ir. Soekarno didampingi oleh Drs. Muhammad Hatta bertempat di Jalan Pegangsaan Timur 56, Jakarta Pusat. Yang mana sekarang lebih terkenal dengan nama Jl. Proklamasi. Pada tempat ini pula terdapat tugu peringatan proklamasi kemerdekaan RI yang diberi nama Tugu Proklamasi atau Tugu petir. Tugu Proklamasi berdiri di tanah lapang komplek Taman Proklamasi yang memiliki bentuk bulat tinggi berkepala lambang petir. Selain Tugu Proklamasi juga berdiri patung Soekarno-hatta berukuran besar yang berdiri berdampingan, mirip dengan dokumentasi foto ketika naskah proklamasi pertama kali dibacakan. Di tengah-tengah dua patung proklamator terdapat patung naskah proklamasi terbuat dari lempengan batu marmer hitam, dengan susunan dan bentuk tulisan mirip dengan naskah ketikan aslinya.

Pada 17 Agustus 2017 ini seluruh warga Negara Indonesia kembali mengenang kemerdekaan Negara Republik Indonesi dengan menggelar upacara pengibara bendera merah putih. Yayasan Taman Pendidikan dan Sosial Nahdlatul Ulama Khadijah juga ikut andil dalam perayaan Nasional ini dengan menggelar upacara pengibaran bendera dan mengadakan beberapa perlombaan seperti jalan sehat dengan hadiah yang sangat menarik, dan lomba lainnya seperti basket, futsal, lari karung, estafet karet dan lomba-lomba lain yang bertujuan untuk memeriahkan perayaan Kemerdekaan Negara Republik Indonesia ini.

Pengibaran sang saka merah putih oleh pasukan paskibra Smp Khadijah diiringi dengan lagu indonesia raya oleh paduan suara Smp Khadijah. Pada upacara kali ini yang bertugas sebagai pembina upacara adalah ketua I Yayasan Khadijah “Prof. Dr. Drs. H. Surahmat, M. Si.”.

Prof. Dr. Drs. H. Surahmat, M. Si.

Beliu berpesan kepada kita semua sebagai generasi pancasila untuk mengisi kemerdekaan indonesia ini dengan ilmu pengetahuan dan akhlakul karima yang baik, kita harus berusaha untuk menguasai semua ilmu pengetahuan. Upacara yang berjalan dengan hikmat ini diakhiri dengan pembacaan do’a oleh ketua VI Yayasan Khadijah “Drs. H. Abdulah Sani, M.Pd.I.”.

Drs. H. Abdulah Sani, M.Pd.I

Di akhir Upacara, Yayasan Khadijah juga membacakan beberapa surat keputusan diantaranya adalah keputusan Yayasan Khadijah tentang penghargaan kepada Guru dengan masa pengabdian 25 Tahun dan Siswa-Siswi berprestasi pada Smester II tahun pelajaran 2016-2017 yang dibacakan langsung oleh sekertaris umum Yayasan Khadijah “H. Muhammad Iqbal, S.Ag. M. Si.”. berikut ini adalah foto pembacaan SK dan penerima penghargaan tersebut.

Ada apa dengan Indonesia dan Khadijah dibulan Agustus ?

Agustus adalah bulan yang begitu spesial untuk YTPSNU Khadijah karena selain merayakan hari kemerdekaan Indonesia yang ke-72 YTPSNU Khadijah juga merayakan hari lahir yang ke-63 tahun tepatnya pada tanggal 1 Agustus 2017. Jika Soerkarno-Hatta adalah pelopor sekaligus pejuang kemerdekaan Negara Indonesia maka KH. Wahab Turcham adalah guru sekaligus pelopor berdirinya Yayasan Taman Pendidikan dan Sosial Nahdlatul Ulama Khadijah ini, doa dan rasa terima kasih kita haturkan kepada para pejuan yang telah mendahului kita, Amin. Dan berikut ini adalah deskripsi Agustus di tahun 2017 ini :

Indonesia dan Khadijah adalah istimewa

Indonesia berusia 72, 7+2=9

Khadijah berusia 63, 6+3=9

Indonesia merdeka tahun 45, 4+5=9

Khadijah lahir tahun 54, 5+4=9

1945 – 1954 = 9

Sama-sama lahir bulan Agustus

Sama-sama berujung di angka 9

Disokong oleh wali 9

Khadijah membangun Indonesia

Indonesia dipupuk Khadijah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *