Category Archives: Agenda Kegiatan

Jelang Cambridge Examinations, Khadijah Motivasi Siswa Agar Siap Lahir Batin

Menjelang ujian Chekcpoint untuk SMP, dan IGCSE untuk jenjang SMA, yang akan berlangsung selama periode bulan Oktober-November 2012, Sekolah Khadijah Surabaya memotivasi siswanya yang ikut ujian agar benar-benar mempersiapkan diri mengerjakan soal-soal secara lahir batin. Pembekalan yang disi dengan materi motivasi dan hal-hal yang harus diperhatikan selama ujian diikuti 26 siswa pada (13/10/2012) di ruang Multimedia SMP Khadijah. Hadir pada kegiatan ini, Muhammad Iqbal, M.Si selaku Principal Sekolah Khadijah, H.M. Sugiyannur, M.Pd Kepala SMP Sekolah Khadijah dan beberapa guru pendamping. Muhammad Iqbal menyatakakan bahwa Khadijah sudah satu tahun lebih dipercaya oleh University of Cambridge International Examinations menjadi centre. “Dengan ID268, Sekolah Khadijah Surabaya bisa menyelenggarakan cambridge examinations sendiri,” kata Muhammad Iqbal, Principal Sekolah Khadijah Surabaya. “Soal-soal semuanya langsung dikirim dari Inggris dan hasil ujian juga akan kita kirim ke Inggris untuk dikoreksi,” lanjut Iqbal.  Secara materi soal, anak-anak memang sudah memperoleh pendalaman soal-soal Cambridge Exam, sehingga penguasaan materi soal diharapkan sudah 100 persen siap mengerjakan soal-soal nanti. “Akan tetapi secara mental, anak-anak harus diberi bekal motivasi yang kuat karena ini adalah ujian tingkat internasional. Belajar dan tulus berdoa adalah kuncinya, ” tegasnya. “Soal-soalnya berbahasa inggris semua. kita harus membekali apa saja yang harus dibawa, boleh dilakukan dan yang tidak harus dilakukan selama ujian” kata Medina Andini Examinations Officer di Sekolah Khadijah Surabaya.  Selain itu standar pelaksanaan sebelum, selama, dan setelah ujian juga mengikuti standar yang berlaku secara internasional. “ Mudah-mudahan pembekalan ini bisa memberi gambaran dan persiapan lebih awal bagi anak-anak sehingga benar-benar siap lahir batin,” tambahnya kemudian.

Faedah memperingati maulid Nabi Muhammad saw

Peringatan maulid Nabi Muhammad saw merupakan tempat untuk silaturahmi antar sesama muslim. Imam Ja’far Shadiq as mengatakan: “Saling berziarahlah kalian satu sama lainnya! Sesungguhnya dalam zirah kalian dengan sesama akan menghidupkan hati kalian, dan mengingatkan hadis-hadis kami. Hadis-hadis kami membuat kalian lebih dekat dan lebih sayang satu sama lainnya”.(al-Kafi, jilid 2, hal 186).
    Acara memperingati maulid Nabi saw merupakan wadah untuk mengkaji kehidupan beliau untuk memperkenalkan beliau kepada generasi muda lebih jauh.
    Acara memperingati maulid Nabi saw adalah sarana untuk lebih mencintai dan meneladani beliau. Pepatah mengatakan: “tak kenal maka tak sayang”. Sangat mungkin seorang muslim tidak banyak tahu tentang sejarah kehidupan Nabinya, lantas bagaimana mungkin ia akan meneladani nabinya, jika ia sendiri tidak mengenalnya. Untuk menyayangi sosok pribadi yang agung perlu pengenalan lebih jauh, karena dengan banyak mengenal pribadi beliau kecintaan kita akan lebih bermakna. Dengan memperingati maulid Nabi saw, kaum muslimin akan menjadikan beliau sebagai teladan dalam hidupnya, dan tidak perlu meneladani orang-orang yang tidak layak untuk diteladani. Mengapa sebagian kaum muslimin meneladani gaya kehidupan orang kafir? Karena mereka kosong dari teladan. Kita sebagai muslimin harus mengikuti gaya hidup Rasulullah saw, tidak saja dalam melaksanakan salat, tetapi dalam ucapan, tingkah laku, pergaulan dan perdagangan. Oleh karena itu kita harus mengenal beliau.

Emi Nur Hayati Ma’sum Said