Category Archives: Info Terbaru

Sambut Tahun Pelajaran Baru Khadijah Selenggarakan Workshop RKAS.

Menjelang tahun pelajaran 2018-2019 berlangsung, Yayasan Taman Pendidikan dan Sosial Nadlatul Ulama Menyelenggarakan Workshop untuk pembuatan Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah yang diikuti oleh semua Unit Pendidikan Khadijah dengan jumlah 58 orang peserta yang hadir.
Acara pembukaan yang diselenggarakan pada Jumat 25/05/18 ini berlangsungsung pada jam 09:15 dan di buka langsung oleh Ketua dua Yayasan Khadijah (Drs. H. Suwito, M.M). Beliau menyampaikan beberapa hal tentang rencana pengembangan layanan pendidikan yang akan segera di laksanakan pada tahun pelajaran mendatang.

Drs. H. Suwito, M.M

Berikut adalah beberapa hasil dokumentasi saat workshop berlangsung :

Haul KH.Abdul Wahab Turcham Ke-23

Yayasan Khadijah Kerja Sama dengan  Al Khidmah  Selengggrakan Majlis Dzikir & Maulidur Rasul Muhammad SAW.

Lantunan dzikir dan  sholawat  terdengar begitu khidmat  pada hari Sabtu pagi (07/04) di halaman Yayasan Khadijah. Kegiatan yang bertajuk Majlis Dzikir & Maulidurur Rosulullah Muhammad SAW   pagi itu dalam rangka memperingati haul salah satu pendiri Yayasan Khadijah KH. Abdul Wahab Turcham ke-23.

Dihadiri sekitar 4000 orang jamaah yang terdiri dari keluarga besar Yayasan Khadijah, alumni Khadijah, jamaah Al Khidmah Surabaya (majlis dzikir yang didirikan oleh Mursyid Thoriqoh Qodiriyah wan Naqsyabandiyah KH.A.Asrori  Bin Utsman Al Ishaqi  Surabaya), anggota muslimat se Surabaya dan warga sekitar Wonokromo.

Tamu undangan yang juga hadir adalah dewan pembina Yayasan Khadijah, Pengawas, pengurus, antara lain Prof.Dr. Ridlwan Nasir, MA, Dra. Hj. Maruroh Wahid, M.Si, Hj. Djazilah Rahmah, dr. H. Muhammad Thohir, Sp.Kj, H.Sugiyannur dan Hj. Khofifah Indar Parawansa (ketua Umum Yayasan Khadijah). Dari kalagan habaib dan masyayikh juga banyak yang hadir, antara lain Habib Mustofa al-Jufri, Habib Abdurrahman Bin Agil, Habib Muhammad Al-Atos,Habib Ahmad Zainal Abidil Bin Agil, Habib Ahmad bin Zein al Kaf, KH. Muhammad Hafidz Malang, Ustad H. Choiruddin (Al-Fitrah Surabaya).

Acara yang dimulai pukul 07.00 WIB diawali dengan membaca tawasul Al fatihah kepada para perintis, pendiri dan keluarga besar Yayasan Khadijah yang sudah wafat. Dilanjutkan dengan pembacaan istighosah dan manaqib Syekh Abdul Qodir Al Jilani. Selesai pembacaan manaqib dilanjutkan dengan pembacaan Maulid Nabi Muhammad SAW dan doa maulid.

Usai dzikir dan sholawat, acara dilanjutkan sambutan-sambutan. Pengurus Al Khidmah Surabaya Ustadz Moh.Abdullah Bahannan, M.Pd dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan majlis dzikir dan sholawat ini benar-benar  hanya untuk memperoleh ridho Allah SWT.” Sebagaimana penguatan dan penekanan yang selalu disampaikan kepada jamaah oleh Romo Yai Asrori Bin Utsman Al Ishaqi) di setiap majlis Al Khidmah”, ungkap Ustadz Abdullah.

Dalam kesempatan sambutan kedua, Ketua Umum Yayasan Khadijah Hj.Khofifah Indar Parawansa menyampaikan bahwa bacaan-bacaan dzikir dan sholawat ini mampu memberikan ketenangan batin. “ Apalagi majlis yang yang dikumandangkan bacaan sholawat, pasti Rosulullah hadir di tengah-tengah kita”, kata Hj. Khofifah.

Ketua umum Muslimat itu juga menambahkan bahwa kegiatan Haul. KH. A.Wahab Turcham ke-23 menjadi pelajaran untuk mencontoh akhlaq-akhlaq mulia dari beliau Ustadz Wahab, sebutan yang akrab untuk KH.A.Wahab Turcham ke-23. “ beliau ini termasuk pribadi yang istiqomah dalam memajukan dunia pendidikan. Perhatian beliau untuk masa depan anak-anak yang di sekolah Khadijah kala itu selalu didoakan agar  murid-muridnya kelak menjadi orang-orang yang suskses. Menjadi Pemimpin Masa Depan.” Ungkap  Menteri Sosial RI tahun 2014-2018.

KH.DR (HC). Ir. Sholahuddin Wahid

Hadir sebagai pemberi mauidhoh hasanah, KH.DR (HC). Ir. Sholahuddin Wahid beserta Ibu Nyai Farida Sholahuddin. Gus Sholah menyampaikan bahwa esensi memajukan dunia pendidikan adalah membangun akhlaq para murid. “ Sehingga benar-benar menjadi murid yang cerdas dan berakhlaqul karimah.” Kata pengasuh pesantren Tebu Ireng. “ Kata istri saya yang diajar oleh KH.A.Wahab Turcham, beliau itu adalah ulama sedehana, guru yang baik dalam mendidik anak-anak, beliau mengajar dengan lemah lembut, “ cerita Gus Sholah di  hadapan Jamaah yang hadir. “ Kita harus bisa mencontoh pribadi beliau ini dalam memajukan dunia pendidikan, “ pungkas Adik kandung Gus Dur Presiden RI ke-4.

Siswa-Siswi Khadijah Khotmil Quran Sambut Haul KH.Abdul Wahab Turcham Ke-23

Menjelang peringatan haul salah satu pendiri Yayasan Khadijah sekaligus Ketua Yayasan Khadijah yang pertama, KH. Abdul Wahab Turcham pada tanggal 7 April 2018, keluarga besar Yayasan Khadijah menyelenggarakan khotmil quran (6/04).  Kegiatan membaca Alquran dilaksanakan mulai unit TK, SD, SMP, SMA Khadijah. Bertempat di masing-masing unit yang tersebar di 5 titik kompleks sekolah Khadijah.

Pertama, ada yang di kompleks sekolah Khadijah di Jl.A.Yani 2-4 Surabaya (KB-TK-SD-SMP dan SMA Khadijah). Kedua, ada yang di kompleks Jl.Darmo Permai Selatan (SMP Khadijah 2). Ketiga, ada yang di kompleks Jl.Pandegiling 217 (KB-TK-SD Khadijah Pandegiling). Keempat, ada yang di kompleks Jl.Lontar  Candi Lempung (SD Khadijah 3). Terakhir kelima, ada yang  di kompleks Jl.Wonorejo Selatan IX (KB-TK-SD Khadijah Wonorejo). Seluruh siswa-siswi melantunkan bacaan Alquran dengan khusus’  didampingi para guru.

“ Semoga pahala bacaan Alquran yang dilakukan anak-anak menjadikan Syaafaat bagi  Utadz Wahab dan para siswa-siswi semuanya”,  harap Ibu Umi Muntafiah,M.Pd.I Kepala SMP Khadijah 2 ketika mendampingi khotmil quran di sekolahnya. “ Inilah salah satu wujud syukur kita atas perjuangan Ustadz Wahab mengembangkan dan memajukan pendidikan di Khadijah sampai level seperti ini”, kata Bapak Abdullah Sani, M.Pd Ketua IV Yayasan Khadijah ketika dihubungi tim web Khadijah.

Gebyar Prestasi Al Quran 2018 : Khadijah Wisuda 513 Siswa

Gebyar Prestasi Alquran 2018 adalah pengukuhan kepada siswa siswa Khadijah yang sudah dinyatakan lulus ujian munaqosyah. Sebanyak 513 siswa Khadijah mengikuti wisuda pada acara Gebyar Prestasi Alquran 2018 di halaman Yayasan Khadijah (10/03). Acara yang diselenggarakan pada sabtu pagi diawali dengan perform sholawat oleh grup banjari siswa SMP Khadijah. Sebagai pra acara tambahan juga adalah perform tartil bin nadhor dan tahfidz oleh siswa-siswa yang sudah lulus.

Acara yang dihadiri langsung oleh Pengasuh Pesantren Ilmu Alquran, Singosari Malang, KH.Basori Alwi dan Direktur Bil Qolam, KH.Anas Basori Alwi menjadikan acara berlangsung dengan khidmat. Ditambah dengan tausiyah dari KH Basori Alwi, acara semakin khidmat dan menyentuh qolbu.

Ketua Umum Yayasan Khadijah (Dra.Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si)

Tuan rumah,Dra.Hj. Khofifah Indar Parawansa, sebagai ketua umum Yayasan Khadijah sangat bersyukur dengan diwisudanya 513 siswa apalagi para tamu undangan yang hadir begitu memenuhi tempat acara. Mulai para Kyai, pembina, pengawas, pengurus, kepala sekolah, pimpinan panti asuhan (unit sosial), wali murid dan undangan VIP lainnya.

Dalam sambutannya, Ibu Hj.Khofifah menyampaikan bahwa anak-anak yang sudah lulus harus tetap menjaga tartilnya maupun tahfidznya sehingga anak-anak kelak siap menjadi pemimpin bangsa dan Negara yang membawa keberkahan Alquran.

Pengasuh Pesantren Ilmu Alquran (KH.Basori Alwi)

Dalam kesempatan yang sama, KH.Basori Alwi menyampaikan bahwa kemuliaan para ahlu quran sebagaimana orang yang membawa cahaya dalam kondisi gelap gulita.Pasti akan bermanfaat bagi lingkungannnya.

Selamat atas diwisudanya 513 siswa-siswi Khadijah pada acara gebyar prestasi Alquran.Semoga ilmunya bermanfaat di dunia dan akhirat. Amin

Berikut adalah beberapa dokumentasi saat prosesi penyerahan ijazah para wisudawan :

Unit Pendidikan Khadijah Wonorejo

Yayasan khadijah kini kembali mengepakkan sayap untuk memperluas layanan pendidikan untuk masyarakat khususnya bagi masyarakat disekitar Wonorejo, Surabaya. Kenapa ? karena pada dua tahun belakangan ini yayasan khadijah telah membuka dua lembaga sekolah yakni KB-TK Khadijah Wonorejo yang telah berdiri sejak tahun 2017 dan SD Khadijah Wonorejo yang resmi dibuka pada tahun 2018.

Sedikit ulasan tentang SD Khadijah Wonorejo :

SD Khadijah Wonorejo adalah pusat pendidikan yang mencetak calon pemimpin yang santun, selain itu sd khadijah wonorejo juga memiliki iklim sekolah yang sangat bersahabat sehingga membangkitkan semangat murid dalam belajar, mengembangkan sikap tawadlu antara guru dan murid, sikap saling menghormati dan toleransi antara guru dan murid, itu adalah sebagian tantang Sd Khadijah Wonorejo.

Kepala Sekolah SD Khadijah Wonorejo (H.Muhammad Iqbal, S. Ag. M. Si.)

Pada awal dibukanya pendaftaran peserta didik baru tepatnya awal bulan Februari  hingga sekarang sudah lebih dari 50 anak resmi terdaftar dan telah mengikuti proses tes seleksi masuk. Kepala sekolah SD Khadijah Wonorejo H.Muhammad Iqbal, S. Ag. M. Si. Menyampaikan kepada semua wali murid pendaftar yang mengikuti tes seleksi bahwasanya tes tersebut dilaksanakan hanya sebatas untuk perkenalan dan untuk mengetahui kondisi anak yang nantinya akan dijadikan bahan acuan dalam proses pendidikan anak dalam kelas, jadi semua wali murid diminta untuk tidak khawati bahkan takut karena adanya tes tersebut.

berikut ini adalah beberapa foto dokumentasi saat proses tes seleksi masuk :

Tingkatkan Kompetensi Alquran, Khadijah Gelar Munaqosyah Tartil

Unit pendidikan Yayasan Khadijah mulai TK, SD, SMP dan SMA Khadijah menggelar kegiatan munaqosyah tartil Alquran (Sabtu, 24/2) tingkat PIQ (Pesantren Ilmu Alquran) yang dipimpin KH.Bashori Alwi Murtadlo, Singosari Malang. Kegiatan yang bertujuan untuk menseleksi kompetensi baca Alquran diikuti oleh 415 siswa Khadijah. Dari data yang diterima panitia, diketahui bahwa peserta Munaqosyah Alquran tingkat PIQ adalah peserta yang sudah lulus seleksi tingkat sekolah dan tingkat Yayasan awal Januari.

Peserta seleksi  mengikuti pembukaan bersama-sama di aula Yayasan Khadijah yang dihadiri oleh Pengurus Yayasan Khadijah, para kepala sekolah Khadijah, Direktur Bil Qolam  PIQ Singosari Malang (KH. Anas Bashori Alwi, putra sulung KH. Bashori Alwi Murtadlo) dan tim munaqisy PIQ yang berjumlah 14 orang. Dalam sambutan dan sekaligus membuka secara resmi, Ketua I Yayasan Khadijah, Prof Dr. Surahmat, M.Si  menyampaikan bahwa siswa yang mempunyai nilai plus di bidang Alquran akan menjadikan siswa semakin unggul. Contohnya di perguruan tinggi, banyak mahasiswa yang mempunyai kompetensi tahfidz Alquran nilai akademiknya juga semakin bagus sehingga mudah mendapat beasiswa. “ oleh karena itu, di sekolah Khadijah, pembelajaran Alquran ini harus terus dikembangkan dan terus dikembangkan supaya anak-anak semakin mencintai Alquran dalam kehidupan kesehariannya kelak” harap guru besar bidang matematika.

Dalam kesempatan sambutan berikutnya, Direktur Bil Qolam, KH. Anas Bashori Alwi menyampaikan bahwa kemuliaan orang-orang yang Ahlul Quran itu akan mendapatkan syafaat dari Alquran di hari qiyamat nanti.” Maka kita harus senantiasa terus belajar dan belajar Alquran supaya termasuk dalam golongan ahlul quran” pungkas Gus Anas, putra sulung KH.Bashori Alwi.

KH. Anas Bashori Alwi

Lebih lanjut, sekretaris panitia munaqosyah, Ustadz H. M. Rochman Firdian, menyampaikan bahwa seleksi tingkat PIQ yang diikuti oleh 415 siswa dibagi dalam 14 majlis.Setiap majlis ada 30 siswa. Di samping itu,guru agama SMP Khadijah itu menyampaikan bahwa selain munaqosyah tartil juga ada munaqosyah tahfidz yang dilaksanakan pada hari senin (26/2) dan diikuti oleh 150 siswa. Siswa yang lulus munaqosyah tartil dan tahfidz akan diwisuda pada gebyar prestasi alquran tanggal 10 Maret 2018 sebagai agenda tahunan Yayasan Khjadijah.

berikut adalah prosesi munaqosyah :

 

Yayasan Khadijah berangkatkan 15 orang Pergi Umroh

Suasana khidmat penuh dengan lantunan doa dan sholawat talbiyah dikumandangkan di ruang meeting room Yayasan Khadijah. Jamaah umroh yang berjumlah 15 orang sedang mengikuti walimah safar bersama dengan pembina, pengawas, pengurus dan pimpinan sekolah Yayasan Khadijah.

Acara ini semakin lengkap dengan kehadiran langsung Ketua Umum Yayasan Khadijah, Ibu Hj. Khofifah Indar Parawansa.

Hj. Khofifah Indar Parawansa

Dalam sambutan pelepasan jamaah umroh, Ibu Hj. Khofifah menyampaikan bahwa ibadah haji atau ibadah umroh merupakan ibadah yang menyangkut ibadah jasamniah dan ibadah ruhaniyah. Oleh karena itu beliau mengajak semua yang hadir mendoakan kepada Jamaah umroh Yayasan Khadijah supaya diberi kesehatan lahir batin, kekuatan dan kemudahan dalam setiap ibadah di Mekkah Madinah dan setelahnya tiba di Indosesia. Ibu Hj. Khofifah juga berpesan dan berharap kepada para tamu Allah SWT ini untuk senantiasa mendoakan kepada Yayasan Khadijah supaya mampu meningkatkan layanan pendidikan yang berkualitas dalam mengemban misi menjaga aqidah islam Ahlus wal jamaah.

Prof Dr. H.M. Ridlwan Nasir, MA

Dalam kesempatan yang sama, ketua Pembina Yayasan Khadijah, Prof Dr. H.M. Ridlwan Nasir, MA mengutarakan pengalaman perjalanan ibadah haji dan umroh mulai tahun 1996 sampai tahun 2017 selalu memperbanyak doa “ Allhumma yassir wala tu’assir, robbi tammim lana bil khoir”. Dalam pengalaman itu, beliau menceritakan pertolongan Allah SWT datang berupa  kemudahan setiap ibadah yang  dilakukan di sana.  Walimah safar ini disempurnakan dengan pembacaan doa oleh Prof. Dr. H.M. Ridlwan Nasir, MA.

Gebyar Akbar Maulid Nabi Muhammad SAW 1439 H

UPACARA HARI SANTRI NASIONAL 2017 YAYASAN KHADIJAH

Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional Tahun 2017, Keluarga Besar Yayasan Taman Pendidikan dan Sosial Nahdlatul Ulama Khadijah Surabaya melaksanakan Upacara Bendera di Lapangan Auning Yayasan Khadijah Surabaya. Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2015 tentang Hari Santri tanggal 22 Oktober 2015 yang bertepatan dengan tanggal 9 Muharram 1437 Hijriyah merupakan bukti pengakuan negara atas jasa para ulama dan santri dalam perjuangan merebut, mengawal, mempertahankan, dan mengisi kemerdekaan.

Pemilih tanggal tersebut didasarkan pada fakta sejarah di mana Kiai Hasyim Asy’ari (berdasarkan musyawarah ratusan kiai) mengumumkan fatwanya yang kemudian dikenal sebagai Resolusi Jihad. Resolusi Jihad ini memuat seruan bahwa setiap Muslim wajib memerangi penjajah. Para pejuang yang gugur dalam peperangan melawan penjajah pun dianggap mati syahid. Resolusi Jihad ini pula yang kemudian memicu terjadinya peristiwa 10 November 1945 di Surabaya yang kemudian juga diperingati sebagai Hari Pahlawan.

Tema yang di angkat oleh Yayasan Taman Pendidikan dan Sosial Nahdlatul Ulama Khadijah dalam peringatan Hari Santri Nasional tahun 2017 ini adalah “Meneguhkan Peran Santri Dalam Bela Negara, Menjaga Pancasila Dan NKRI”. Dalam tema tersebut mengandung makna bahwa santri adalah kelompok yang mandiri sejak dari masa menempuh pendidikan di pesantren hingga ketika terjun di masyarakat. Santri selalu hidup mandiri tanpa mengeluh atau pun menuntut, serta tidak menyebar kebencian kepada negara.

Sesuai dengan nama kegiatan Hari Santri, semua peserta upacara melaksanakan upacara dengan menggunakan sarung dan berkopiah. Kegiatan upacara dimulai dengan laporan peserta upacara kepada komandan upacara dan dilanjutkan inpesktur upacara memasuki lapangan upacara. Inspektur upacara sendiri dipimpin  oleh Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd. Ketua IV Yayasan Khadijah Surabaya. Selanjutnya Pembacaan Ikrar Santri yang dipimpin Salah Seorang Santri dari Pondok Pesantren Putra khadijah Surabaya. Semua para siswa, para santri, para guru, para staff karyawan, dan para pengurus Yayasan Khadijah semuanya mengikuti dengan semangat dan suara yang lantang. Sebagai santri, Kita berjanji untuk setia kepada NKRI dan selalu ada di garda terdepan untuk selalu menjaga dan menghadang siapa saja yang berusaha mencoba merongrong NKRI dan Pancasila.

Proses Upacara Hari Santri semakin meriah ketika dinyanyikan lagu Yaa Lal Wathan oleh Paduan Suara Santri Putra & Putri Khadijah Surabaya. Lagu nasional ini merupakan karya KH. Wahab Hasbullah, salah satu pahlawan nasional yang sangat berjasa besar terhadap kemerdekaan Indonesia. Lagu nasional ini juga menjadi ciri khas yang wajib dinyanyikan dalam peringatan Hari Santri Nasional karena mampu membakar semangat nasionalisme bangsa Indonesia.

“Momentum hari santri ini juga harus digunakan sebagai revitalisasi etos moral kesederhanaan dan spiritualisme yang melekat sebagai karakter santri. Hari ini santri hidup di tengah dunia digital yang tidak bisa di hindari. Internet adalah bingkisan kecil dari kemajuan nalar yang menghubungkan manusia sejagat dalam dunia maya. Ia punya aspek manfaat dan mudharat yang sama-sama besar. Oleh karena itu para santri harus melek internet sebagai media dakwah dan sarana menyebarkan kebaikan dan kemaslahatan serta mereduksi pengunaan nya yang tidak sejalan dengan upaya untuk menjaga agama, jiwa, nalar, harta, kerabat dan keluarga”. Ujar Bapak Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd. Ketua IV Yayasan Khadijah Surabaya. Upacara yang berjalan dengan hikmat ini diakhiri dengan pembacaan do’a yang di pimpin oleh Sekretaris Umum Yayasan Khadijah Surabaya. H. Muhammad Iqbal, S.Ag, M.Si

 

SEKOLAH SMA KHADIJAH TEMBUS FINAL FFN 2017 DAN MENJADI JUARA DIKATEGORI UMUM

Festival Film Nusantar (FFN) Tahun ini diadakan di gedung teater Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, Selasa (10/10/2017). Festival yag diselenggarakan setiap tahun ini selalu diikuti oleh berbagai Sekolah, Kampus, komunitas film, bahkan dari insan petelevisian swasta juga unjuk kebolehan diajang yang sangat bergengsi ini. Acara FFN 2017 ini juga digelar dalam rangka HUT TNI ke-72 tahun.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Panglima TNI Gatot Nurmantyo, Ia tiba sekitar pukul 19.40. dan langsung menuju gedung teater acara. Di dalam, Gatot disambut para kepala staf angkatan dan juga Ketua Tanfidzyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Marsudi Syuhud. Bersama Marsudi, Gatot sempat berbincang di meja yang terdapat hidangan makanan yang sudah disediakan. Dalam keterangan tertulis dari Mabes TNI, acara festival film nusantara ini diselenggarakan oleh Puspen TNI dalam rangka kemajuan perfilman lndonesia dan mengakselerasi karya konten kebangsaan sekaligus guna mewadahi film-film karya komunitas anak bangsa.

Pada FFN 2017 kali ini ada dua sekolah yang berasal dari Jawa TImur berhasil menjadi nominator. Yakni, SMA Khadijah dan SMK YBPK Pare Kediri. Keberhasilan siswa siswi ini patut diapresiasi.

SMA Khadijah yang mengirim tiga judul di nominasi. Mata Hati Djoyokardi (Menjadi Juara Poster Terbaik), Ludruk Tjap Soerabaia (Juara satu sosial humanisme, Produser Terbaik), dan Sekuat Annisa. Kemudian disusul oleh SMK YBK Pare yang mengirim satu film dan mendapat juara dua kategori Pemuda dan Olahraga (Rembulan).

Penyerahan Tropi dan sertifikat disaksikan langsung oleh panglima TNI beserta para pejabat teras TNI.

berikut adalah cuplikan film yang diusung oleh tim perfilman Sma Khadijah :
//www.youtube.com/watch?v=Cpy53Rb3sAY